TUGAS MANDIRI 4 PENDIDIKAN AGAMA DAN ASAH SKILL - KAMPUS MILLENIAL ITBI

NAMA : LUSIA SIAGIAN 

KELAS : PAGI

JURUSAN : AKUTANSI

MATA KULIAH : PENDIDIKAN AGAMA DAN ASAH SKILL


1.Kerjakan soal berikut sesuai agama masing - masing

   KRISTEN & KATHOLIK : Lakukan tanya jawab dengan tokoh agama yang ada di     lingkunganmu terkait hal-hal yang ingin kamu pahami tentang agama mu!

 Jawaban :

Umat               :Syalom

                         Selamat pagi,Bu!

T.Agama         :Syalom.Selamat pagi juga.Ada apa ?

Umat               :Sebenarnya Bu,Maksud kedatangan saya kesini untuk mewawancarai Ibu                               tentang rasa penasaran saya tentang pemahaman katholik.

                        Bolehkah saya mewawancarai Ibu ? Adakah waktu luang Ibu bersama saya                            sebentar Bu?

T.agama           :oh,Tentu saja boleh.

Umat               :Apakah saya jadi merepotkan Ibu.Maaf ,saya membuat Ibu jadi sibuk!

T.Agama         :Tidak,Nak.

                         Kami tidak merepotkan Ibu.Saya punya waktu luang ,kok!

                        Justru saya senang,karena ada yang mewawancarai saya.

Umat              :Terimakasih,Bu

                        Baik,Saya akan memulai wawancaranya.

                       Menurut Ibu,Apakah katholik mengajarkan bahwa kita percaya bahwa                                    setan/iblis itu ada?

T.Umat         : Ya,Karena Tuhan Yesus pun mengajarkan demikian. (lih. Mat 4:1-11; 12:22- 30; Mrk1:34; Luk 10:18;22:31; Yoh 8:44). Maka Gereja Katolik selalu mengajarkanhwa iblis itu ada, dan bukan hanya mitos. Ajaran Gereja Katolik tentang keberadaan iblis/ setan sangat jelas terlihat dalam liturgi. Pada perayaan Baptisan, mereka yang dibaptis diminta untuk menyatakan penolakan terhadap setan, dan perbuatan-perbuatannya, dan janji-janjinya yang    kosong. Gereja Katolik juga menyediakan ritus resmi pengusiran setan (eksorsisme),sehingga ini menunjukkan bahwa Gereja percaya bahwa setan itu ada.

Umat            :Apakah arti Paskah,Kematian,ataupun Kebangkitan ? 

T.Agama      :Gereja Katolik memaknai Misteri Paska sebagai keseluruhan misteri sengsara,                    wafat,kebangkitan dan kenaikan Tuhan Yesus ke Surga (lih. KGK 1067).

KGK 1067 “Adapun karya penebusan umat manusia dan pemuliaan Allah yang,sempurna itu telah diawali dengan karya agung Allah di tengah umat Perjanjian Lama.Karya itu diselesaikan oleh Kristus Tuhan, terutama dengan misteri Paska: sengsara-   Nya yang suci, kebangkitan-Nya dari alam maut, dan kenaikan-Nya dalam kemuliaan. Dengan misteri itu Kristus menghancurkan maut kita dengan wafat Nya, dan membangun kembali hidup kita dengan kebangkitan-Nya. Sebab dari lambung Kristus yang beradu di salib muncullah Sakramen seluruh Gereja yang mengagumkan” (SC 5).Karena itu dalam liturgi, Gereja merayakan terutama misteri Paska, yang olehnya Kristus      menyelesaikan karya keselamatan kita.

Jadi Gereja tidak mengartikan Paska sebagai kebangkitan saja, yang terpisah dari peristiwa sengsara dan wafat-Nya. Rangkaian perayaan misteri itu pada Pekan suci sering disebut Tri-hari suci, mulai dari perayaan Kamis Putih, yang memuncak pada hari Raya Paska, yaitu hari Minggu Paskah yang memperingati Hari Kebangkitan Kristus.

Perkataan ‘Paska’ sendiri untuk menandai kebangkitan Kristus, tidak disebut secara eksplisit (de fide) dalam daftar Dogma Gereja Katolik. Yang diajarkan secara eksplisit adalah bahwa Kristus bangkit dari kematian pada hari ketiga.

Umat            :Mengapa Gereja mengutus missionaris ?

T.Agama      :Yah,Eh....

Upaya misionaris Gereja Yesus Kristus dari Orang-Orang Suci Zaman Akhir berdasarkan pola Perjanjian Baru dari misionaris yang melayani berpasangan, mengajarkan Injil dan membaptis orang-orang yang percaya dalam nama Yesus Kristus (lihat, misalnya, pekerjaan Petrus dan Yohaes dalam kitab Kisah Para Rasul). Lebih dari 52.000   misionaris di bawah usia 25 sedang melayani misi pada satu waktu di hampir 350 misi di    seluruh dunia. Pekerjaan misionaris adalah sukarela dengan misionaris mendanai misi mereka sendiri. Mereka menerima penugasan mereka dari kantor pusat Gereja dan dikirim  hanya ke negara-negara di mana pemerintah memperkenankan Gereja untuk beroperasi. Di beberapa bagian dunia, misionaris diutus hanya untuk melayani misi kemanusiaan atau misi khusus lainnya.

Umat           :Apa posisi Gereja mengenai hubungan ras ?

T.Agama     :Em...

 Injil adalah bagi semua orang. Mereka yang berasal dari semua kelompok etnis telah selalu disambut dalam Gereja dan telah dibaptis sebagai anggota, berceramah dari mimbar dan menawarkan doa dalam jemaat. Itu berubah pada bulan Juni 1978 dan Gereja segera mulai menahbiskan anggota pria berkulit hitam yang aktif ke dalam jabatan imamat di mana pun mereka menghadiri di seluruh dunia. Pada tahun 2006, presiden Gereja saat itu Gordon B. Hinckley menyatakan bahwa “tidak ada orang yang membuat komentar yang meremehkan tentang orang-orang dari ras lain dapat menganggap dirinya seorang murid sejati Kristus. Dia juga tidak dapat menganggap dirinya selaras dengan ajaran Gereja. Marilah kita semua menyadari bahwa setiap dari kita adalah putra atau putri Bapa kita yang di Surga, yang mengasihi semua anak-Nya.   

Umat          :Baik,Hanya sampai disini saja Bu pertanyaaan saya.

                    Terimakasih ya,Bu.Atas jawabannya.

T.Agama    : Sama - sama,Nak.

Komentar